Nagari Sitanang. Upaya membangun ruang digital yang sehat dimulai dari lingkungan keluarga. Hal inilah yang menjadi fokus kegiatan Sosialisasi Parenting Digital “Internet Sehat untuk Keluarga: Bijak, Aman, dan Etis Bermedia Sosial” yang digelar pada 19 Desember 2025 di MDA Muhammadiyah Jorong Ampek, Nagari Sitanang.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Wali Nagari Sitanang, Taufik Saleh,S.Kom.,M.M sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan kesenjangan digital di tingkat nagari. Sosialisasi tersebut menyasar para orang tua agar memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mendampingi anak di era digital.
Dalam sambutannya, Taufik Saleh menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter digital generasi muda.
“Kemajuan teknologi tidak bisa kita hindari, tetapi bisa kita arahkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin para orang tua di Nagari Sitanang memiliki bekal pengetahuan agar mampu melindungi dan membimbing anak-anaknya dalam menggunakan internet secara sehat,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber seorang dosen sekaligus relawan tik sumatera barat Rahmad Saputra,S.Kom.,M.M.S.I. Dalam pemaparannya, Rahmad menekankan pentingnya sikap bijak dan aman dalam bermedia sosial, terutama di lingkungan keluarga.
“Orang tua tidak cukup hanya mengawasi anak di media sosial. Saat ini, orang tua harus mampu menjadi teladan digital. Anak belajar bukan hanya dari larangan, tetapi dari contoh yang mereka lihat setiap hari,” kata Rahmad.
Ia juga mengingatkan bahwa keamanan digital harus menjadi perhatian bersama, mulai dari menjaga data pribadi, tidak mudah menyebarkan informasi, hingga membangun etika berkomunikasi di ruang digital. Menurutnya, keluarga adalah benteng pertama dalam menciptakan ruang digital yang aman dan beradab.
Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari orang tua dan masyarakat Nagari Sitanang. Antusiasme peserta terlihat tinggi, bahkan seluruh peserta bertahan hingga kegiatan berakhir. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan seputar pengasuhan anak di era media sosial.
Salah seorang peserta, Yuliani, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan ini.
“Selama ini kami hanya tahu mengingatkan anak agar tidak bermain ponsel terlalu lama. Dari kegiatan ini, kami jadi paham bahwa orang tua juga harus belajar dan memberi contoh yang baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran keluarga di Nagari Sitanang terhadap pentingnya literasi dan etika digital semakin meningkat, sehingga internet dapat dimanfaatkan secara positif, aman, dan bertanggung jawab.
