Kegiatan ini merupakan bagian dari program hibah tahunan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat ’Aisyiyah (DIKTILITBANG PP ’Aisyiyah) yang diberikan kepada tim dosen terpilih dari berbagai perguruan tinggi ’Aisyiyah di Indonesia.
Tim pelaksana diketuai oleh Rahmad Saputra, S.Kom., M.M.S.I, dosen Program Studi D4 Bisnis Jasa Makanan, dengan anggota Sri Nova Deltu, S.P., M.Sc., Chintia Pratama Putri, M.Pd., serta dua mahasiswa pendamping yaitu Muhammad Akmal dan Eka Vhuja Astuti.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 24 Oktober 2025 bertempat di Laboratorium Bahasa SMK Pariwisata ‘Aisyiyah Sumatera Barat, diikuti oleh puluhan siswa kelas XI dan XII yang sangat antusias mengikuti setiap sesi.
Judul kegiatan “Bijak Bermedia Berakhlak di Dunia Maya” dipilih sebagai respon atas fenomena meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan pelajar tanpa disertai kesadaran etika dan nilai moral yang kuat. Melalui pendekatan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIKA), kegiatan ini mengajak siswa untuk menjadi digital native yang bukan hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan sikap bertanggung jawab dalam setiap aktivitas di ruang digital.
Dalam pemaparannya, Rahmad Saputra menekankan pentingnya memahami bahwa dunia digital memiliki dampak sosial dan moral yang nyata.“Siswa perlu memahami bahwa dunia digital bukan ruang tanpa batas moral. Nilai-nilai AIK menjadi pondasi agar kita tetap beretika, berakhlak, dan bertanggung jawab di dunia maya,” ungkapnya. Materi yang dipaparkan meliputi:
- Pengenalan konsep literasi digital dan kecakapan bermedia sosial yang beretika
- Identifikasi konten positif vs hoaks serta bagaimana siswa dapat aktif memproduksi konten yang bermakna
- Refleksi nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dalam aktivitas digital sehari-hari
- Praktek memahami etika digital dan mengenali konten hoaks.
Kegiatan ini juga mencakup sesi praktik analisis konten digital, diskusi interaktif, dan refleksi nilai keislaman dalam bermedia. Sri Nova Deltu dan Chintia Pratama Putri memandu siswa untuk menilai mana konten yang mendidik dan mana yang berpotensi menimbulkan disinformasi. Dengan cara tersebut, siswa dilatih untuk menjadi pengguna media sosial yang kritis dan produktif.
Kepala SMK Pariwisata ’Aisyiyah Sumatera Barat menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas terlaksananya kegiatan PKM ini.“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada tim dosen Polita Sumbar atas inisiatif dan kontribusinya dalam menghadirkan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa/i kami. Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengetahuan baru tentang etika digital, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral yang sangat penting di era teknologi saat ini,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak lulusan yang profesional, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan. Pihak sekolah juga berharap sinergi dengan Polita Sumbar dapat terus berlanjut dalam bentuk kegiatan pembinaan karakter digital, pelatihan konten positif, maupun pendampingan teknologi pembelajaran.
Kegiatan PKM ini memberikan manfaat langsung bagi peserta dalam bentuk peningkatan pemahaman etika digital dan nilai-nilai AIKA dalam bermedia, serta membangun kesadaran akan pentingnya perilaku santun dan bertanggung jawab di dunia maya. Dengan adanya kegiatan ini, tim PkM berharap terbentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga berakhlak mulia, tangguh, dan berjiwa islami, sesuai dengan visi pendidikan ’Aisyiyah untuk mencetak insan berkarakter yang berkemajuan.
.jpeg)
