Ditulis oleh Rahmad Saputra, S.Kom., M.M.S.I. ·
Beberapa tahun terakhir, dunia digital mengubah cara kita belajar, bekerja, dan berinteraksi. Di tengah perubahan itu, saya berkesempatan berbagi pengalaman dalam kuliah umum di Politeknik ’Aisyiyah Sumatera Barat bertema “Dari Kampus Menuju Dunia Digital: Peran Domain dan Website dalam Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Baru.” Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan PANDI (Pengelola Domain Internet Indonesia).
Awal Langkah Digital Mahasiswa Baru
Sebagai dosen sekaligus relawan TIK, saya percaya kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional yang kian digital. Domain dan website bukan sekadar alat, melainkan identitas digital yang mencerminkan kompetensi dan karakter mahasiswa.
“Website dan domain adalah wajah digital kita. Saat nama kita dicari di internet, seharusnya yang muncul adalah karya, gagasan, dan kontribusi positif.”
Saya mendorong mahasiswa untuk memiliki personal website sejak dini—sebagai portofolio karya, blog reflektif, maupun media promosi diri. Dunia kerja tidak hanya melihat nilai akademik, tetapi juga bagaimana seseorang menampilkan karyanya secara terbuka dan profesional di ruang digital.
Domain .id dan Kemandirian Digital
Kolaborasi dengan PANDI membuka wawasan tentang pentingnya domain .id sebagai representasi identitas Indonesia di internet. Melalui sesi interaktif, mahasiswa memahami proses registrasi domain, pemilihan nama yang tepat, hingga pengelolaan website sederhana untuk kebutuhan akademik dan personal branding.
- Memilih nama domain yang relevan dengan nama pribadi/keahlian.
- Mengelola konten portofolio (tulisan, proyek, presentasi, sertifikat).
- Menerapkan praktik dasar keamanan (password kuat, 2FA, dan pembaruan berkala).
Menjadi Generasi Siap Digital
Harapannya, mahasiswa Politeknik ’Aisyiyah Sumatera Barat siap menjadi generasi digital yang berdaya cipta, bukan hanya pengguna teknologi. Dengan domain dan website, mereka dapat membangun jejak digital yang positif, memperkenalkan diri kepada dunia, serta memperluas peluang karier dan kolaborasi.
“Mulailah dari yang sederhana. Tulis, dokumentasikan, dan publikasikan karya Anda. Dunia digital adalah ruang tanpa batas—siapa pun yang berani menampilkan karyanya, akan ditemukan oleh kesempatan.”
Kegiatan kuliah umum ini menjadi bagian dari rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru tahun akademik 2025/2026 di Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat. Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi dan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif serta pembagian voucher domain .id bagi mahasiswa yang berpartisipasi aktif.
Tag: domain .id, website, literasi digital, portofolio, PANDI, Politeknik ’Aisyiyah Sumatera Barat
Narasumber: Rahmad Saputra, S.Kom., M.M.S.I. · Dosen Politeknik ’Aisyiyah Sumatera Barat · Pandu Digital Kominfo RI · Relawan TIK Sumatera Barat


.jpeg)